KHAT PUTRA

VIDIO

FOTO

FOTO

KHAT PUTRI

VIDIO

FOTO

FOTO

KHITOBAH

VIDIO

NASKAH

Naskah Khitobah MAPSI 2021

 

Tema: Sedekah Sebagai Penolak Bala’

Nama: Cindy marfelia Subagyo

Kelas : IV

Sekolah: SDN Wonoplembon 01

 

Assalamualaikum wr. Wb

Alhamdulillaahi rabbil aa’lamiin, wa bihi nasta’inu ala umuurid dunyaa wad diin, was shalaatu was salaamu ala asyrafil mursaliin wa ala aalihi wa sahbihi ajmain, amma ba’duh.

Kepada dewan juri yang saya hormati

Kepada bapak ibu guru yang saya hormati

Serta teman-teman yang saya sayangi.

Begitu sempurna dunia engkau ciptakan Ya Allah, begitu luas langit engkau bentangkan, begitu terang matahari engkau terbitkan. Tak henti-hentinya kami berucap syukur kepada Allah atas seluruh nikmat yang engkau berikan kepada kami.

Teriring shalawat dan salam, semoga senantiasa tercurah  kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Nabi yang membawa dan menerangi hati nurani kita, menjadi cahaya bagi segala perbuatan mulia. Dan Insya Allah kita semua termasuk umat Nabi Muhammad SAW hingga akhir zaman.

Bapak ibu dan dewan juri yang saya hormati, perkenalkan saya Cindy Marfelia Subagyo dari SDN Wonoplumbon 01. Pada kesempatan hari ini, saya akan menyampaikan pidato dengan tema sedekah sebagai penolak bala’.

Pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu, inilah yang kita sebut dengan sedekah. Cakupan sedekah sangat luas. Sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik yang kita lakukan. Mendamaikan dua orang yang berselisih, mengucapkan perkataan baik, bahkan setiap langkah yang digunakan untuk menuju shalat adalah sedekah. Betapa Allah Swt. telah membuka pintu-pintu sedekah yang sangat banyak.

Rasulullah menjelaskan bahwa berjumpa dengan sesama muslim dengan wajah ceria saja merupakan sedekah yang dinilai oleh Allah swt. Meski hal-hal tersebut terasa ringan, masih banyak diantara kita yang masih belum mampu untuk istiqomah dalam melakukannya.

Bapak ibu yang saya hormati, tidak ada seorangpun di dunia ini yang menginginkan medapatkan bencana. Betul tidak? Pasti, setian insan menginginkan ketentraman dan kebahagiaan. Namun demikian, jika kita tengah mendapatkan musibah ataupun bencana, ikhtiar dan tawakal kepada Allah lah sebagai jalan utama. Seperti yang tengah bangsa Indonesia hadapi, pandemi covid 19 ini menjadi musibah yang harus kita hadapi. Selain menjaga protocol kesehatan, kita sebagai insan manusia harus memohon pertolongan dari Allah SWT. Kita sadari bahwa Allah yang menurunkan musibah dan Allah pula yang bisa mengangkatnya. Maka dengan demikian kita harus memohon dan meminta perlindungan dari segala bala hanya kepada Allah SWT.

Adanya wabah covid 19 ini tidak hanya menjadi musibah scala nasional saja, tetapi ini telah menjadi musibah berscala internasional. Ada banyak cara untuk menghindari musibah ini selain tetap menerapkan protocol kesehatan. Rasulullah SAW mencontohkan bahwa ada hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menghindari musibah, mara bahaya, dan penyakit, yaitu dengan bersedekah. Kita ingat bahwa Rasulullah bersabda:

الصَّدَقَةُ تَرُدُّ البَلاَء وَتُطَوِّلُ العُمْرَ

Artinya: “Sedekah itu menolak bala dan memanjangkan umur”

Salah satu keajaiban shadaqah yang bisa dirasakan di dunia adalah menjaga pelakunya dari keburukan dan musibah (daf’ul bala’). Banyak orang-orang mengalami masalah ekonomi akibat dari kehilangan pekerjaan akibat pademi covid 19. Maka, melihat realita yang demikian, menjadi peluang bagi kita untuk bersedakah kepada sesama muslim.

Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Sedekah mencakup seluruh potensi kebaikan yang disalurkan kepada sesama manusia, bahkan kepada seluruh makhluk di alam semesta.

Meski demikian, ada hal yang penting dalam bersedekah, yaitu niat. Bahwa sesungguhnya amal itu bergantung pada niatanya. Oleh karena itu hendaknya kita selalu mengiringi sedekah kita dengan niat yang ikhlas, hanya karena Allah semata. Jangan sampai ada tendensi ingin dipuji, dianggap dermawan, bahkan ingin dihormati. Sebab, hal yang demikian itu dapat menjadikan sedekah kita menjadi sia-sia.

Bersedekah selain bisa menghindarkan bala, bisa juga mendatangkan berkah di kehidupan kita. Itulah salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan agar dihindarkan dari bala dan mendatangkan keberkahan, yaitu dengan memperbanyak sedekah.

Tuku santen dhateng peken.

Pekene peken bringharjo.

Kulo kinten cekap semanten.

Sedoyo lepat nyuwon pangapuro.

Wallahul muwaffiq ila aqwamithaaryq, wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.